Rabu, 24 September 2014

Aldnoah Zero : Semua Karena Urobuchi?


Tampaknya sudah menjadi suatu ‘norma’ bahwa kalau ada Urobuchi terlibat disebuah anime, pasti ada yang mati. Dan kalau ada yang mati, pasti gara-gara Urobuchi. Anime teranyarnya, Aldnoah.Zero juga memiliki ending season 1 yang menyayat hati. “Pasti gara-gara Urobuchi!” kan? Sang algojo ini memberi konfirmasi mengenai ending Aldnoah.Zero. Artikel ini mengandung spoiler berat dari seri Aldnoah.Zero, bagi yang masih belum kelar menonton disarankan berhenti disini Bagi yang sudah nonton hingga selesai pasti tahu bagaimana ending Aldnoah season 1 kemarin. Bagi yang tidak punya niat nonton atau belum nonton dan tidak bermasalah dengan spoiler, seperti inilah sekilas endingnya kemarin; Inaho dan Seylum tewas mengenaskan. Seylum tewas ditembak Saazbaum yang diselamatkan Slaine menggunakan Tharsis (Kataphrakt dari Cruhteo). Melihat itu Slaine langsung menembak Saazbaum dengan keji. Setelah itu Inaho yang masih hidup berusaha meraih tubuh Seylum, sebelum akhirnya dibunuh juga oleh Slaine. Mengenaskan.
Semua pasti gara-gara Urobuchi kan? Tapi tidak! Dalam gelaran acara Gargantia All-star Appreciation Festival yang ditayangkan langsung di Niconico, Urobuchi memberi konfirmasi mengenai pembuatan adegan dan konklusi itu.
 “Ending Aldnoah bukan salah saya!!! Saya itu tadinya membuat endingnya seperti ini;
 “Inaho dan Seylum resmi menjadi pasangan kekasih, lalu Slaine membawa pergi Seylum, dan              berakhirlah season 1“.
 Jadi meskipun kalian berteriak ‘Jangan bunuh Inaho!!‘ ya… saya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya  hanya menulis sekitar 2 baris dari saran orisinilnya.
 Jadi tolong jangan menge-tweet tentang “Tolong jangan bunuh xxx”, Psycho Pass juga bukan salah  saya! Skenarionya ditulis oleh Kumagai Jun!!”

 Jadi jelas bukan hanya Urobuchi ternyata yang hobi main bunuh-bunuhan. Kalian tidak kasihan    dengan Urobuchi yang selalu disalahkan tiap kali karakter di anime dimana ia terlibat itu mati? Tapi  memang kebanyakan kalau ada nama Urobuchi pasti ada “apa-apanya” jadi ya…


 Sumber: Yaraon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar